GENOM KELAPA SAWIT MEMASUKI BABAK BARU : Terobosan ilmiah untuk sawit tahan iklim, hama, dan penyakit
Kembali ke Berita
18 Januari 2026
79

GENOM KELAPA SAWIT MEMASUKI BABAK BARU : Terobosan ilmiah untuk sawit tahan iklim, hama, dan penyakit

18 Januari 2026

Penelitian genom kelapa sawit memasuki tahap baru. Tim peneliti dari IPB University bekerja sama dengan PT Smart Tbk dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit berhasil menyusun peta genom lengkap kelapa sawit. Terobosan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan kelapa sawit yang lebih tahan terhadap perubahan iklim, hama, dan penyakit. Penelitian ini didukung oleh Grant Riset Sawit BPDP dan memetakan dua sumber genetik utama, yaitu Dura liar asal Kamerun (Eg-DCM) dan leluhur Deli Dura dari Kebun Raya Bogor (Eg-DBG). Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal internasional DNA Research.

Kelapa sawit dikenal sebagai penghasil minyak nabati paling efisien di dunia, dengan kontribusi sekitar 39 persen terhadap kebutuhan minyak nabati global, meskipun hanya menggunakan sekitar 6,6 persen total lahan pertanian dunia. Namun demikian, varietas sawit modern saat ini memiliki keragaman genetik yang relatif sempit.

Sebagian besar tanaman kelapa sawit modern berasal dari empat bibit yang dibawa pada abad ke-19, kondisi yang meningkatkan kerentanan terhadap serangan penyakit, hama, serta dampak perubahan iklim. Hal ini menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan industri kelapa sawit.

Melalui penelitian ini, para peneliti berhasil menghasilkan genom berkualitas tinggi dengan tingkat kelengkapan lebih dari 97 persen. Genom Eg-DBG diketahui mengandung sekitar 39.000 gen, sedangkan Eg-DCM memiliki sekitar 35.000 gen, termasuk lebih dari 1.700 gen yang berperan dalam ketahanan tanaman.

Gen ketahanan seperti RLK, RLP, dan CNL berperan penting dalam respons tanaman terhadap patogen serta stres lingkungan. Temuan ini membuka peluang besar dalam pemanfaatan gen unggul alami untuk program pemuliaan kelapa sawit modern.

Menurut Prof. Sudarsono, peta genom ini memungkinkan pemulihan kembali sifat-sifat unggul yang hilang selama proses domestikasi. Informasi genomik tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan kelapa sawit yang lebih produktif, tahan penyakit, serta adaptif terhadap perubahan iklim di masa depan.

Sumber:

Ramadana, S., & Yuliani. (9 Januari 2026). Sawit Kini Punya Peta Gen Lengkap untuk Lawan Krisis Iklim. Elaeis.co.

https://www.elaeis.co/berita/baca/sawit-kini-punya-peta-gen-lengkap-untuk-lawan-krisis-iklim

Logo HIMPENAS
HIMPENAS

Himpunan Pengolahan Sawit - Wadah kreativitas dan inovasi mahasiswa untuk masa depan yang lebih baik.

500+
Anggota

"Bersama Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan"

Hubungi Kami

  • himpenas@gmail.com
  • Kota Deltamas Lot-A1 CBD,
    Jl. Ganesha Boulevard No.1 Blok A,
    Pasirranji, Kec. Cikarang Pusat,
    Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Sosial Media

Ikuti kami di media sosial untuk update terbaru

© 2026 HIMPENAS. All rights reserved.